Pertanian
Lokasi Jualan
Rp12.000
Pembibitan dan Penjualan Bibit Kakao Sambung Pucuk Klon 45 Desa Bangga Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi terus mendorong pengembangan potensi ekonomi lokal melalui sektor pertanian dan perkebunan. Salah satu kegiatan yang dikembangkan adalah pembibitan dan penjualan bibit kakao (cacao) sambung pucuk Klon 45, yang dilaksanakan oleh Kelompok Ibu-Ibu Srikandi Jaya Farma Desa Bangga. Kegiatan pembibitan ini merupakan salah satu bentuk pemanfaatan potensi sumber daya pertanian Desa Bangga sekaligus upaya untuk menciptakan peluang usaha produktif bagi masyarakat, khususnya kaum perempuan. Melalui teknik sambung pucuk, bibit kakao yang dihasilkan diharapkan memiliki kualitas pertumbuhan yang baik dan dapat menjadi salah satu pilihan bahan tanam bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha perkebunan kakao. Kelompok Srikandi Jaya Farma tidak hanya berperan dalam proses pembibitan, tetapi juga terlibat dalam berbagai tahapan kegiatan mulai dari penyiapan media tanam, pemeliharaan bibit, penyambungan, perawatan, hingga pemasaran dan penjualan bibit kepada masyarakat. Aktivitas tersebut menjadi ruang bagi perempuan Desa Bangga untuk berperan aktif dalam kegiatan ekonomi produktif sekaligus meningkatkan keterampilan dan pengalaman dalam pengelolaan usaha pertanian. Pengembangan usaha pembibitan kakao ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong kesetaraan gender dalam pembangunan ekonomi desa. Perempuan tidak hanya ditempatkan sebagai penerima manfaat pembangunan, tetapi diberikan kesempatan untuk menjadi pelaku utama kegiatan ekonomi, memiliki keterampilan, menghasilkan pendapatan, serta berkontribusi secara langsung terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga dan perekonomian desa. Dari sisi ekonomi, keberadaan usaha pembibitan ini diharapkan dapat menciptakan rantai ekonomi lokal di Desa Bangga. Produksi bibit yang dilakukan oleh kelompok masyarakat dapat memenuhi kebutuhan petani lokal maupun masyarakat dari luar desa, sehingga perputaran uang terjadi di tingkat desa. Dalam jangka panjang, pengembangan pembibitan kakao juga dapat mendukung peningkatan luas areal perkebunan kakao, produktivitas petani, serta membuka peluang usaha baru di sektor pertanian. Lebih jauh, kegiatan Srikandi Jaya Farma merupakan contoh nyata bahwa pemberdayaan perempuan dapat berjalan seiring dengan pengembangan ekonomi desa. Melalui keterlibatan perempuan dalam usaha pembibitan dan pemasaran bibit kakao, Desa Bangga berupaya membangun ekonomi desa yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan, dengan memberikan ruang yang setara kepada perempuan untuk berpartisipasi, berkarya, dan mengambil peran dalam pembangunan desa. Dengan demikian, pembibitan dan penjualan bibit kakao sambung pucuk Klon 45 oleh Kelompok Ibu-Ibu Srikandi Jaya Farma Desa Bangga tidak hanya dipandang sebagai kegiatan usaha pertanian, tetapi juga sebagai bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi perempuan, peningkatan pendapatan keluarga, serta penggerak ekonomi Desa Bangga.
Bagikan:
Ulasan Pembeli
Tidak ada ulasan untuk saat ini

Desa Bangga
Kecamatan Dolo Selatan
Kabupaten Sigi
Provinsi Sulawesi Tengah
© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia
Pengaduan
0
Kunjungan
Hari Ini